Friday, June 5, 2015


                                    Peralatan anak DKV

                               By || Ahmad Sururi

Diantaranya adalahhhhhh simak dibawah ini !!!

Pensil dan Kawan-kawan

Catat ya, WAJIB PUNYA PENSIL. Ya iya lah, memangnya mau sketsa pakai apa kalau tidak pakai pensil? Nah, pensil wajib biasanya adalah pensil 2B, selebihnya bebas sesuai selera (tapi tetap harus punya lebih, lho). Mau punya dari H sampai 8B pun tidak masalah. Tapi menurut Anni3, kecuali kamu memang suka menggambar pakai pensil dengan shading yang ‘wah’, lebih baik tidak perlu tiap tingkat punya karena akan memberatkan tempat pensil. Kalau Anni3 sih cukup satu pensil 2B mekanik untuk sketsa, satu pensil 2B biasa untuk lineart, dan pensil 4B dan 6B untuk shading (8B itu menurut Anni3 terlalu lunak). Dan catat juga ya, nggak dosa kok pakai pensil mekanik buat lineart (tapi jangan ketang kalau buat karya). :,D
Penghapus juga WAJIB PUNYA. Boxy adalah merk penghapus mainstream yang Anni3 tahu paling ajib (dan mahal, yang kecilnya saja Rp 6000an). Tapi pengalaman Anni3 sih penghapus Boxy tidak tahan lama. Bukan karena habis (percayalah, di DKV kamu akan lebih banyak menghabiskan kertas daripada penghapus), tapi karena sering hilang di kelas. Jadi, sekarang Anni3 memakai penghapus hitam Kenko yang Rp 1000an saja untuk amannya (dan agar uangnya ‘aman’ juga).
Penggaris dibutuhkan. Kamu setidaknya membutuhkan satu penggaris besi panjang untuk membantu memotong kertas dan satu penggaris yang presisi untuk mengukur dan menggaris (standarnya sih merk Rotring). Penggaris-penggaris ini akan sangat terlihat kegunaannya di awal-awal kuliah DKV dimana terdapat mata kuliah Nirmana dan Gambar Konstruktif (kalau di Gambar Bentuk sih justru haram pakai penggaris) dan akan menurun penggunaannya seiring naiknya tingkat.
Pensil warna dibutuhkan di saat-saat tertentu (biasanya saat ada mata kuliah Ilustrasi). Dosen biasanya akan menyarankan pensil warna dengan jumlah warna yang melimpah karena tidak seperti cat air, warna-warna dari pensil warna sulit dicampur. Tapi sebenarnya kembali lagi ke kocek tiap mahasiswa. Kalau Anni3 sih hanya mampu beli Faber Castell classic 24 warna. Oh ya, jangan yang watercolor, ya. Karena hasil warnanya agak berongga di atas kertas (lagipula kamu kan bakal berhadapan dengan cat air sungguhan).
Drawing pen juga dibutuhkan. Biasanya untuk lineart meski ada juga yang menggunakannya untuk blocking sebagai pengganti tinta cina. Kamu setidaknya harus punya satu.
Cutter wajib punya. Memangnya kamu mau memotong kertas pakai apa? Asal tahu saja, gunting itu tidak terlalu terpercaya untuk memotong kertas dengan lurus. Untuk penggunaan sehari-harinya mahasiswa DKV, cutter kecil yang berlabel “for small office” pun sudah cukup, meski tidak ada yang melarang kamu untuk membeli yang besar. Oh ya, jangan lupa juga beli isi ulangnya. Banyaknya kertas yang harus kamu potong dengan rapi membuat isi cutter cepat habis.
Rautan pensil boleh kamu miliki seandainya kamu tidak terlalu suka meraut pensil dengan pisau. FYI, rautan untuk pensil tulis, pensil gambar, dan pensil warna memiliki sudut pisau yang berbeda. Sudut pisau untuk pensil gambar bersudut runcing hingga hasil rautannya mirip hasil rautan pensil mekanik, sedangnya untuk pensil warna bersudut lebih besar. jadi cek dulu ya sebelum membeli.

Cat dan Kawan-kawan

Biasanya, cat yang sering digunakan adalah cat air, cat poster, dan tinta cina hitam. Tapi biasanya tiap perguruan tinggi punya standarnya masing-masing, jadi sebaiknya cari info dulu sebelum membeli.
Cat air memiliki nasib yang sama seperti pensil warna, dibutuhkan di saat-saat tertentu. Yang membedakannya adalah, cat air biasanya hanya digunakan untuk karya sementara pensil warna acap kali digunakan untuk sketsa dan asistensi (meski kadang digunakan dalam karya juga). Karakternya transparan, dan karena warnanya mudah dicampur, cat air merk Titi 12 warna sudah cukup bagi Anni3 (tapi katanya standarnya tuh merk Pantel, yang ada di atas Titi).
Cat poster memiliki karakter warna solid. tidak bisa menghasilkan gradasi halus layaknya cat air tapi tetap bisa dicampur-campur untuk mendapatkan warna yang diinginkan. Di tempat kuliah Anni3, cat poster yang boleh digunakan hanya yang berwarna hitam, putih, carmine (merah cabai), cobalt blue (biru tua), dan kuning dengan merk Sakura. Katanya, pembatasan ini dilakukan untuk melatih sense mahasiswa terhadap warna karena mahasiswa dituntut untuk bereksperimen untuk mendapatkan warna yang dibutuhkan.
Tinta cina hitam (kadang disebut tinta bak) punya karakter solid jika tanpa air dan transparan jika ditambah air. Setahu Anni3, ini cat paling murah karena cuma Rp 3000an/bak. Tinta cina bisa diganti dengan drawing pen jika fungsinya untuk blocking karena tinta cina di tangan sebagian orang itu berantakan (tapi drawing pen kan mahal).
Kuas wajib punya kalau kamu pakai cat. Jenisnya ada yang membulat, pipih, dan sebagainya. Kamu setidaknya harus punya kuas yang kecil dan sedang, minimal merk Lyra. Tapi katanya Windsor itu paling enak dipakai (soalnya belum pernah pakai juga, mahal!). Oh ya, pokoknya apapun merk kuas kamu, jangan lupa bersihkan dengan air, keringkan, dan simpan dengan rapi setelah dipakai agar tidak mudah rusak dan tercemar (apalagi setelah memakai tinta cina). Eh serius! Kuas tercemar adalah hal yang menyebalkan, apalagi saat kamu sudah menemukan warna yang bagus dan tiba-tiba kuas terkutuk tercemar itu merusaknya.
Palet juga wajib punya kalau kamu pakai cat. Anni3 sih punya dua palet. Satu yang biasa Rp 5000an dan satu lagi adalah cetakan es batu kotak yang difungsikan sebagai palet. _(:3

Kertas

Kuliah DKV akan menyadarkanmu bahwa kertas itu tidak hanya HVS dan Polio bergaris. Ada kertas aquarel, duplek, padalarang, karton, linen, dan lain-lain. Kebutuhan kertas tiap mahasiswa berbeda-beda, tergantung dimana kamu kuliah dan berapa kali kamu mengulang karya (di DKV, tidak jarang kamu akan mengulang karya karena suatu hal. Kurang rapi lah, kotor lah, kena air lah, atau memang disuruh dosen untung mengulang). Tapi setidaknya kamu harus selalu sedia kertas HVS A4 untuk kebutuhan sketsa, asistensi, dan lain-lain. HVS A4 bisa saja digantikan oleh sketchbook. Tapi kalau sekedar untuk corat-coret sih sketchbook terlalu mahal.

Komputer

Komputer di sini bisa berarti yang berjenis desktop maupun laptop. Mau Mac atau Windows atau Linux sekalipun tidak masalah (Eh, masalah sih Linux mah. Tahu sendiri, kan, Indonesia bagaimana?). Semester awal mungkin kamu tidak akan terlalu butuh, tapi makin ke sini kamu pasti akan semakin butuh. Kalau kamu akan fokus ke audio visual dan animasi, lebih baik beli yang berjenis desktop untuk performa yang lebih baik. Tapi kalau Anni3 sih lebih suka laptop, karena selain Anni3 tidak terlalu butuh performa ‘wah’, laptop juga lebih mudah dibawa-bawa (jadi bisa ngerjain tugas di kampus atau di kosan teman).
Bukannya bermaksud mewajibkan, tapi selamat menderita saja bagi yang tidak punya (pengalaman pribadi). TvT

Printer dan Scanner

Kalau dari awal kamu sudah punya, kamu harus bawa dan biarkan teman-temanmu pinjam. Tapi kalau tidak punya, tidak usah memaksa untuk punya. Cari saja teman yang bisa dipinjami. Kenapa? Karena kamu tidak akan sering mencetak tugas di printer. Dosen biasanya akan menyuruh kamu untuk mencetak foto di studio foto dan karya digital di percetakan (karena biasanya tugas dicetak di kertas A3), jadi tidak akan terlalu berguna juga jika kamu punya printer. Paling-paling hanya untuk mencetak makalah, dimana tugas makalah tidak terlalu banyak di jurusan DKV. Scanner pun tidak terlalu butuh kecuali kamu memang suka menggambar di kertas kemudian menyimpannya di komputer.

Kamera DSLR

Kamera yang sedang hips akhir-akhir ini adalah salah satu kebutuhan utama dalam mata kuliah fotografi. Tapi bukan berarti kamu harus beli. Kalau sejak awal kamu sudah minat menjadi fotografer dan punya uang, maka kamera DSLR menjadi wajib bagi kamu. Kalau bisa sih beli yang level pro sekalian, hitung-hitung investasi. Kalau kamu tidak terlalu minat tapi punya uang, bolehlah kamu beli yang level pemula (di rentang Rp 4 jutaan sudah ada, kok). Sedangkan untuk kamu yang tidak terlalu minat dan tidak punya uang, keluarkan jurus pinjam kamera ke teman! :D
Oh ya, merk kamera DSLR paling populer itu Nikon dan Canon. Ada yang bilang Nikon lebih bagus untuk outdoor sedangkan Canon lebih bagus untuk indoor. Tapi sesuaikan juga dengan lingkungan sekitarmu, lebih banyak yang punya Canon atau Nikon? Ini akan memudahkanmu untuk mengeluarkan jurus pinjam lensa saat dibutuhkan. Sebenarnya masih ada merk lain seperti Sony, tapi tidak terlalu populer sehingga akan menyusahkan saat kamu ingin mengganti lensa.

Kamera Video

Kecuali kamu memang berkonsentrasi di bidang perfilman, lebih baik tidak usah. Bahkan kamera DSLR pemula terkini sudah bisa merekam video dengan kualitas High Definition.

Tablet Grafis

Sejujurnya, lebih mudah mendesain sesuatu di komputer dengan tablet grafis daripada dengan tetikus alias mouse. Bagi ilustrator dan animator digital pasti sudah kenal dengan alat yang satu ini. Dengan tablet grafis, kamu bisa lebih mudah menggambar di komputer karena ada pensil khusus yang menggantikan fungsi tetikus. Sangat disarankan untuk kamu yang bercita-cita menjadi ilustrator, animator, atau setidaknya untuk kamu yang tahu bagaimana cara memanfaatkannya. Karena serius, percuma saja kamu punya kalau kamu tidak tahu cara memakainya. Merk yang paling direkomendasikan artist sedunia adalah Wacom. Untuk pemula ada Wacom Bamboo (yang termurah sekitar Rp 900 ribuan) dan ada pula Wacom Intuos dan Cintiq untuk kamu yang ingin pro (berkisar antara Rp 2 jutaan sampai puluhan juta).
***
Jadi kesimpulannya, memang ada yang wajib kamu miliki, tapi ada juga yang ternyata bisa kamu siasati sehingga kamu tidak harus merongoh kocek lebih dalam lagi. Saran Anni3, bijaklah dalam membeli. Kalau kamu punya uang, kamu bisa beli semua yang ada di daftar ini, tapi seandainya uangmu tidak terlalu banyak (dan biasanya begitu), setidaknya kamu harus punya peralatan yang memang dibutuhkan dalam membuat karya. Anni3 baru membeli pensil warna di semester dua karena salah satu mata kuliah ilustrasi membutuhkan karya yang dibuat dengan pensil warna. Sebelumnya, Anni3 lebih banyak meminjam karena saat itu pensil warna hanya digunakan untuk sketsa dan asistensi saja.
Yang paling penting adalahhhhhhh otakmu kawannnnn !!!!
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Follow by Email

Total Pageviews

Translate

Popular Posts

Ahmad Sururi